Jenis Kebudayaan di Indonesia

Kebudayaan Indonesia sudah umum di berbagai daerah. Tersebar di 33 provinsi di Indonesia dengan karakteristik dan karakteristik yang berbeda. Karena budaya merupakan nilai-nilai daerah yang dikemas dalam berbagai bentuk. Jenis budaya meliputi:

 

Pengertian-Kebudayaan-dan-Unsur-Unsur-Kebudayaan-Indonesia

Rumah Pabean

Saya rasa kita semua sering mendengar tentang rumah tradisional. Rumah adat merupakan salah satu bentuk kebudayaan Indonesia yang muncul dari seni bangunan atau arsitektur dan biasanya mempunyai ciri khusus tergantung daerah asalnya. Bentuk budaya ini digunakan sebagai habitat suku tertentu serta bangsa dan negara tertentu.

Rumah adat di setiap daerah merupakan representasi dari kebudayaan tertinggi dalam suatu komunitas suku atau masyarakat. Contoh rumah adat di Indonesia adalah Rumah Gadang.

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri salah satunya adalah rumah adatnya. Rumah Gadang atau Rumah Godang (gadang / godang = besar) sebagaimana penduduk setempat menyebutnya. Kadang juga disebut Rumah Bagonjong atau Rumah Baanjung. Menurut adat istiadat setempat, rumah adat ini hanya dapat dibangun di wilayah Minangkabau (Darek / Land) yang sudah berstatus Nagari (desa).

Pakaian tradisional

Pakaian adat atau pakaian adat juga merupakan salah satu dari sekian banyak budaya yang ada di Indonesia. Karena ciri khas masing-masing daerah, pakaian adat juga dapat merepresentasikan karakter dan prinsip suatu suku atau masyarakat tertentu. Indonesia memiliki banyak sekali pakaian tradisional di setiap daerahnya, bahkan ada beberapa daerah yang memiliki lebih dari satu jenis pakaian tradisional.

Pakaian tradisional Indonesia juga sering dipuji oleh negara lain di dunia. Kalau negara lain bisa senang dengan budaya Indonesia, kenapa harus malu pakai pakaian adat sendiri? Contoh pakaian adat di Indonesia adalah pakaian adat Ulee Balang Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
Pakaian adat Aceh untuk pria adalah Linta Baro sedangkan untuk wanita adalah Daro Baro. Baik pakaian pria maupun wanita memiliki keistimewaan di setiap bagiannya. Di Linat, gaun baroque yang dikenakan pria biasanya dikenakan di acara-acara pemerintahan. Di atas baju Linta Baro disebut Meukasah, sedangkan pada bawahannya celana hitam disebut Siluweu. Sedangkan pakaian wanita lebih ringan.

Warna yang digunakan pada beberapa item pakaian adalah merah, kuning, hijau, atau ungu. Pakaian wanita ini sangat Islami karena ditutupi dari bawah ke atas.

Upacara adat

Arti kata upacara adalah rangkaian perbuatan atau perbuatan yang terikat pada aturan tertentu berdasarkan adat istiadat, agama bahkan kepercayaan. Istilah upacara adat sendiri memiliki makna yaitu sebagai cara untuk menelusuri jejak sejarah masyarakat Indonesia pada masa Praaksara. Upacara adat yang dimaksud dalam artikel ini antara lain upacara pemakaman, upacara pernikahan, upacara labuhan, upacara pusaka camas, dan masih banyak lagi. Contoh upacara adat di Indonesia adalah Ngab di Provinsi Bali.

Sesajen N adalah upacara peringatan atau kremasi bagi umat Hindu di Bali, Indonesia. Acara Ngabe merupakan ritual yang dilakukan untuk mengirimkan jenazah ke kehidupan selanjutnya. Jenazah diletakkan seolah-olah tertidur, dan keluarga yang ditinggalkan akan selalu berpikir (tertidur). Tidak ada air mata karena tubuh sementara tidak ada dan bereinkarnasi atau menemukan peristirahatan terakhirnya dalam moksa (bebas dari roda kematian dan reinkarnasi).

Pada saat ini masyarakat Hindu di Bali sering melakukan ngabe secara masal / bersama-sama untuk menghemat biaya, dengan jenazah dikuburkan sementara pada awalnya sampai biayanya mencukupi, namun bagi masyarakat dan keluarga yang mampu maka upacara ngabe dapat dilakukan. secepat mungkin, tubuh berbaring di rumah untuk sementara waktu, menunggu waktu yang tepat.

Pelaksanaan sesajen sendiri harus dibicarakan terlebih dahulu dengan pendeta untuk menentukan kapan hari yang baik untuk upacara. Sambil menunggu hari yang akan datang, keluarga dan masyarakat biasanya berkumpul untuk menyiapkan jenazah (mandi) dan replika berbentuk lembu yang terbuat dari bambu, kayu, dan kertas berwarna untuk digunakan kremasi.

Jenazah yang telah dimandikan memakai pakaian adat Bali. ditempatkan di bade / keranda yang kemudian disatukan ke makam / setra. ketika ada persimpangan jalan atau pertigaan jalan. Bak mandi diputar tiga kali. Hal ini dipercaya agar pikiran menjadi bingung dan tidak kembali.

Prosesi pemakaman diiringi gamelan dan lagu-lagu sakral. Dari depan hingga belakang terdapat kain putih panjang yang dimaksudkan melambangkan jembatan yang menghubungkan pikiran untuk kembali ke asalnya.

Seni musik

Musik nusantara merupakan salah satu cabang seni khususnya musik yang lahir dan berkembang di seluruh nusantara dan memiliki kebiasaan turun temurun yang masih dipraktekkan di masyarakat. Seperti budaya lainnya, seni musik tersebar luas di wilayah tersebut dan memiliki ciri khas tersendiri. Contoh seni musik nusantara ini juga dapat dibedakan menjadi beberapa jenis: musik daerah (musik, keroncong, dll), musik tempur (lagu-lagu nasional seperti Halo-Halo Bandung, dll), musik anak-anak (Pok Ame-ame) , Kasih Ibu, lima balon dll), musik populer (Dangdut dll.)

Tari tradisional

Seni tari juga memiliki beberapa jenis yang umum di seluruh nusantara. Secara umum istilah tari merupakan gerakan ritmis yang dapat merepresentasikan karakter manusia ketika sedang berakting. Ada banyak jenis tarian, salah satunya adalah tarian tradisional. Itu lahir sebagai buah pemikiran dan juga sebagai penerapan kepercayaan lokal. Salah satu contoh seni tari tradisional adalah seni tari piring dari provinsi Sumatera Barat.
Pertama-tama, tari piring ini merupakan ritual rasa syukur masyarakat sekitar kepada para dewa setelah mereka mendapatkan hasil panen yang melimpah. Ritual tersebut dilakukan dengan memberikan sesaji berupa makanan, yang kemudian diletakkan di atas piring sambil bergerak dengan gerakan yang dinamis.

Setelah Islam masuk ke Minangkabau, tradisi tari piring tidak lagi digunakan sebagai ritual syukur kepada dewa. Namun tarian ini berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat yang ditampilkan pada acara keramaian.

Seni rupa tradisional

Banyak sekali karya seni rupa yang lahir dan berkembang di Indonesia, baik seni terapan maupun seni rupa murni. Contoh seni rupa di Indonesia adalah arsitektur, batik dan lesung.

Batik berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa jawa yaitu “amba” yang artinya tulisan dan kata “tik” yang artinya titik. Titik ini dinamakan “cecek” yang artinya bagian penting dari batik. Dalam bahasa Jawa, batik disebut “Trik atau Tantik”, yaitu kain yang dilukis agar menyerupai bentuk bertitik. Kata ambatik dapat diartikan sebagai selembar kain yang tersusun atas titik-titik yang berasal dari malam atau zat tertentu.

Berdasarkan uraian pendapat di atas maka dapat dikatakan bahwa batik mori, kain katun atau sutra menggunakan lilin atau lilin sebagai pengusir warnanya, menggunakan alat canting atau sejenisnya dan dihias dengan berbagai cara untuk menciptakan motif batik yang unik dan menarik. , menghiasi permukaan zat.

Senjata tradisional

Produk budaya ini sangat erat hubungannya dengan masyarakat tertentu. Senjata tradisional lahir tidak hanya untuk melindungi dari serangan musuh, tetapi juga untuk membantu kegiatan bertani dan berburu yang menjadi mata pencaharian para lansia. Senjata tradisional menjadi identitas suatu bangsa dan negara yang ikut serta dalam pengayaan budaya Indonesia. Contoh senjata tradisional adalah keris.

Keris merupakan senjata tikam di keris (runcing dan tajam di kedua sisinya) dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di bagian barat dan tengah nusantara. Bentuknya yang khas dan sedikit berbeda dengan senjata tajam lainnya yaitu tidak simetris pada bagian pangkal yang melebar, bilahnya sering melintir, dan banyak diantaranya memiliki pamor (Damascene) yaitu strip logam cerah pada bilahnya. Jenis senjata tikam yang menyerupai keris adalah badik.

Suku

Etnisitas merupakan fakta suatu kelompok masyarakat tertentu di suatu daerah, yang ditandai dengan adanya kebiasaan dan juga praktek-praktek kehidupan yang ada pada kelompok masyarakat itu sendiri. Budaya yang ada di Indonesia memang tidak bisa dipisahkan dari suku itu sendiri. Contoh suku bangsa di Indonesia adalah budaya Jawa, budaya Dayak, budaya Batak, budaya Minangkabau dan budaya etnis Akit.

Salah satu suku yang ada di Indonesia adalah suku Dayak. Bentuk kesenian suku Dayak tidak lepas dari sejarah sosiologisnya. Berawal dari masyarakat primitif yang termasuk dinamika animisme, budaya etnik ini dibudidayakan dengan budaya pendatang seperti Jawa dan Tionghoa.

Bahasa daerah

Bahasa daerah adalah bahasa yang digunakan di suatu wilayah dalam suatu negara atau bangsa di daerah kecil, negara bagian, atau provinsi tertentu. Fungsi bahasa daerah adalah identitas suatu kelompok masyarakat. Jumlah bahasa daerah di Indonesia sebanyak 652 bahasa.

Bentuk budayanya

Ada 3 bentuk kebudayaan

Ide / Ide: Salah satu cara berfikir, salah satu contoh wujud budaya ide pada masyarakat Yogyakarta adalah percaya pada hal-hal yang berbau mistik, seperti kepercayaan pada benda pusaka, makna motif batik dan lain-lain.
Aktivitas: Aktivitas / tindakan komunitas. Contoh bentuk kegiatan budaya di masyarakat Yogyakarta adalah Pusaka Siraman Labuhan yang menawarkan sesaji di tempat-tempat yang dianggap sudah meninggal, dan lain-lain.
Hasil budaya: berupa relik, karya / benda / fisik. Contoh perwujudan budaya hasil budaya masyarakat Yogyakarta adalah keraton, alun-alun, batik, keris dan lain-lain.

Menurut J.J. Hoenigman, bentuk budaya dapat dipecah menjadi tiga bidang: ide, kegiatan, dan artefak.
Ide (bentuk ideal)

Bentuk ideal budaya adalah budaya berupa kumpulan gagasan, gagasan, nilai, norma, aturan, dan lain-lain yang bersifat abstrak. tidak bisa disentuh atau disentuh. Bentuk budaya ini terletak di benak atau benak masyarakat. Ketika komunitas mengekspresikan ide-idenya dalam tulisan, tempat budaya ideal ini ada di tulisan dan buku penulis komunitas itu.

Aktivitas (tindakan)

Aktivitas merupakan wujud budaya sebagai tingkah laku manusia yang terstruktur dalam masyarakat ini. Bentuk ini sering disebut sebagai sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas manusia yang berinteraksi, melakukan kontak dan berhubungan dengan orang lain menurut pola tertentu berdasarkan tingkah laku yang biasa. Ini konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan dapat diamati dan didokumentasikan.

Artefak (karya)

Artefak merupakan salah satu bentuk budaya fisik yang merupakan hasil dari aktivitas, perbuatan dan karya semua orang dalam masyarakat berupa benda atau benda yang dapat dirasakan, dilihat dan didokumentasikan. Ini adalah yang paling konkret dari tiga bentuk kebudayaan.

Berdasarkan bentuk ini, kebudayaan dibedakan menjadi dua komponen utama:

Budaya material

  • Budaya material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata dan konkret. Budaya material ini mencakup penemuan yang diperoleh dari penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, permata, senjata, dan sebagainya. Budaya material juga mencakup barang-barang seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit dan mesin cuci.
  • Bukan budaya material

Budaya non material merupakan kreasi abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya dalam bentuk dongeng, dongeng rakyat dan lagu atau tarian tradisional.

Pengertian budaya dan unsur budaya Indonesia

Definisi budaya

Kebudayaan Indonesia meliputi semua kebudayaan nasional, kebudayaan daerah, dan kebudayaan asing yang ada di Indonesia sebelum kemerdekaan Indonesia tahun 1945.

Istilah budaya merupakan terjemahan dari istilah budaya dari bahasa Inggris. Kata budaya berasal dari bahasa Latin colore dan berarti bercocok tanam, bekerja, merujuk pada budidaya tanah, perawatan dan pengembangan tanaman dan ternak. Upaya membudidayakan dan mengembangkan tanaman dan tanah kemudian dipahami sebagai budaya.

Sementara itu, kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta Buddhaya, bentuk jamak dari kata Buddha. Kata Buddha berarti pikiran dan akal. Mereka adalah bahasa luhur bahasa Indonesia yang mengartikan kebudayaan sebagai hasil kegiatan dan kreasi jiwa manusia (pengertian budaya) seperti kepercayaan, seni dan adat istiadat.

E.B. Taylor mendefinisikan budaya sebagai sesuatu yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, kebiasaan, dan keterampilan lain yang diperoleh orang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Koentjaningrat (1985), kebudayaan adalah totalitas gagasan, tindakan dan karya manusia dalam konteks kehidupan bermasyarakat, yang dijadikan milik manusia melalui pembelajaran.

Definisi yang lebih singkat ditemukan dalam pendapat Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1964), yang menurutnya budaya adalah semua karya, cita rasa dan ciptaan masyarakat.

Terlepas dari perbedaan yang ada antara pendapat di atas. Nampaknya pembelajaran merupakan elemen penting dalam memahami budaya. Seperti juga dapat dilihat dalam definisi budaya menurut Kroeber (1948). Kebudayaan adalah perwujudan penuh dari gerakan, kebiasaan, prosedur, ide dan nilai yang dipelajari dan diwariskan, serta perilaku yang dihasilkan.

Elemen budaya

Koentjaraningrat (1985) menyatakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai konten utama budaya. Ketujuh elemen budaya universal adalah:

  • Perangkat hidup dan sistem peralatan,
  • Sistem mata pencaharian
  • Sistem sosial
  • bahasa
  • seni
  • Sistem pengetahuan
  • Sistem agama

Di zaman modern seperti sekarang ini, budaya asli negara kita sudah mulai pudar, faktor-faktor dari luar budaya sangat mempengaruhi pertumbuhan kehidupan di negara kita. Misalnya, anak muda saat ini sangat antusias dan up to date untuk mengetahui dan mengikuti perkembangan kehidupan budaya di luar negeri.

Padahal, para lansia tidak hanya harus mengenalkan dan memelihara budaya asli negara kita, tetapi para pemuda harus bahagia dan mencintai budaya asli negaranya sendiri. Banyak faktor yang juga menjelaskan 7 unsur budaya universal, yaitu:

Sistem dan peralatan teknologi

Teknologi terus menyebar. Karena semakin banyak orang yang hidup modern. Teknologi sangat diperlukan, namun tidak untuk melakukan tindakan yang melanggar norma yang berlaku. Sekarang banyak yang menyalahgunakan alat-alat teknologi khususnya internet. Cukup banyak orang yang tertipu dengan internet atau melakukan perbuatan asusila.

Kami harus memperhatikan. Jangan sampai budaya kita menjadi titik minus di mata negara lain. Contoh lain dari sistem dan perangkat teknologi adalah peralatan kantor, rumah tangga, pertanian, nelayan, tukang kayu, alat sembahyang, dll. Unsur budaya umumnya beragam. Kita bisa belajar dengan baik, jadi akan banyak ilmu yang sangat berguna.

Sistem mata pencaharian

Hidup sangat penting bagi setiap masyarakat karena berguna untuk pemenuhan hidup manusia. Misalnya pegawai, marga, petani, nelayan, pedagang. Pekerja dan sebagainya. Ini adalah mata pencaharian yang harus kami garap. Misalnya masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai sebagian besar adalah nelayan atau masyarakat yang tinggal di perkotaan sebagian besar adalah pekerja kantoran.

Sistem dan organisasi komunitas

Kebudayaan di Indonesia sangat beragam. Ada yang Jawa, Sunda, Batak, Bugis dan sebagainya. Dari budaya tersebut perlu ditumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, membiasakan diri dengan budaya lain. Dan berinteraksi satu sama lain secara harmonis. Ada banyak budaya di Indonesia yang perlu dijaga kebersamaan. Kita tidak saling bersaing untuk kepentingan pribadi dengan budaya lain, karena itu sama dengan cara kita berbagi budaya yang sebelumnya ditanam oleh nenek moyang.

bahasa

Budaya yang berbeda berdampak besar pada bahasa yang mereka gunakan, mis. B. Inggris, Jerman, Itali, Sunda, Jawa dll. Dari sekian banyak bahasa kita bisa mempelajarinya untuk pengetahuan yang lebih luas. Kita tidak hanya belajar bahasa yang berasal dari bahasa asing, tetapi kita juga harus belajar bahasa dari Indonesia guna melestarikan budaya yang ada di Indonesia.

seni

Salah satu ciri budaya adalah seni. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari tentang seni. Misalnya sastra, lukisan, musik, tari, teater, kerajinan tangan dan lain sebagainya. Ini adalah bagian dari karakteristik yang dimiliki setiap daerah atau negara. Untuk musik misalnya. Kita bisa mencari dan mencari musik yang unik di setiap daerah dan negara. Misalnya, lagu daerah pisang ampar ampar Kalimantan Selatan menjadi ciri khas daerah tersebut.

Sistem pengetahuan

Ada banyak sistem pengetahuan seperti pertanian, astrologi, perdagangan / ekonomi, hukum dan perundang-undangan, pemerintahan / politik, dll. Itu juga merupakan bagian dari budaya. Kita wajib mempelajarinya karena dengan sistem pengetahuan kita menjadi sadar akan dunia luar dan sangat berguna bagi kehidupan karena mempengaruhi pekerjaan kita sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kita tidak harus mempelajari semuanya, hanya beberapa yang kita kuasai untuk mendapatkan banyak informasi.

Sistem upacara keagamaan

Setiap budaya memiliki kepercayaan. Ada 5 agama di Indonesia, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Ada upacara keagamaan yang berbeda dari kelima agama tersebut. Namun bagi masyarakat yang tinggal di kota, upacara keagamaan tersebut hanya dilakukan pada kasus-kasus tertentu. Sementara itu, banyak masyarakat yang tinggal di desa melakukan upacara keagamaan tersebut.

Fungsi budaya

Fungsi budaya adalah mengatur orang untuk memahami bagaimana bertindak dan menentukan sikap mereka ketika berhadapan dengan orang lain dalam perilaku kehidupan mereka.

Budaya berperan sebagai:

  1. Hubungan utama antara orang atau kelompok
  2. Tempat untuk memelihara perasaan dan kehidupan lainnya
  3. Pimpin kehidupan manusia
  4. Perbedaan antara manusia dan hewan

Berbagai elemen budaya yang ada dalam masyarakat manusia berfungsi untuk memenuhi berbagai keinginan naluriah manusia akan kecantikan. Unsur-unsur sistem pengetahuan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan naluriah manusia akan pengetahuan. Unsur budaya, bagaimanapun, bukan hanya kepuasan keinginan naluriah, tetapi kombinasi lebih dari satu keinginan.

Contoh fungsi budaya:

1. Keluarga dapat dilihat berfungsi untuk memenuhi keinginan manusia untuk perasaan aman dan kasih sayang, tetapi juga keinginan manusia untuk prokreasi, yaitu untuk melanjutkan spesiesnya dan mengamankan keturunannya.

2. Rumah dapat dilihat berfungsi untuk memenuhi keinginan manusia untuk perlindungan fisik, tetapi juga keinginan untuk prestise atau keindahan.
Kebudayaan tidak mungkin bisa berkelanjutan jika tidak memenuhi kebutuhan dasar tertentu anggotanya. Kebudayaan harus mampu menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dipandang perlu bagi kehidupan. Budaya harus memastikan keberlanjutan biologis dengan menghasilkan anggotanya.

Anggota baru harus dibudidayakan agar dapat berperilaku sebagai orang dewasa. Budaya harus menjaga ketertiban di antara anggotanya. Demikian pula, budaya harus menjaga ketertiban antara anggotanya dan pihak luar. Pada akhirnya, budaya harus memotivasi anggotanya untuk bertahan hidup dan terlibat dalam aktivitas yang diperlukan untuk kelangsungan hidup itu.

Unsur budaya

Unsur budaya:

  1. Sistem Keagamaan / Keyakinan
  2. Sistem organisasi komunitas
  3. ilmu
  4. Bahasa dan seni
  5. Mata pencaharian
  6. Peralatan dan teknologi

Inti dari budaya

Inti dari budaya adalah:

  1. Budaya memanifestasikan dan menyalurkan dirinya dari perilaku manusia
  2. Kebudayaan ada sebelum generasi lahir dan kebudayaan tidak bisa hilang setelah generasi tidak ada
  3. Budaya dibutuhkan oleh orang-orang dan terwujud dalam perilaku mereka
  4. Budaya mencakup aturan yang memaksakan kewajiban

Sifat budaya

  • Etnosentris
  • Universal
  • Akurasi
  • Adaptif
  • Dinamis (fleksibel)
  • Integratif (integrasi)

Aspek budaya

  • seni
  • bahasa
  • inci
  • Budaya daerah
  • Budaya nasional

Baca Juga:

Cara Aman Memakai GBWhatsapp
Contoh & Jenis-Jenis Cerita Fantasi Anak
Rukun Iman Yang Pertama, Iman Kepada Allah, Pengertian, Fungsi, Ciri dan Dalil Naqli
Pengertian Ideologi Pancasila Menurut Ahli, Jenis dan Fungsi
Cara Mengatasi USB Device Not Recognized di Windows