Cara Merawat tanaman kelengkeng agar cepat berbuah lebat dan besar

6 Cara Menanam Lengkeng agar Cepat Berbuah di Rumah

Perawatan tanaman lengkeng

Ada anggapan bahwa tanaman lengkeng sulit berbunga karena tanamannya jantan dan perlu ditanam berpasangan. Masalah sulit berbunga tidak berkaitan dengan jenis kelamin bunga tanaman, karena walaupun bunga lengkeng jamak, pasti ada bunga jantan (jantan 1) dan betina (betina) di setiap malai tanaman lengkeng, dan ada beberapa varietas yang memiliki bunga hermaprodit (jantan 2). Jadi bagaimana Anda bisa menyimpulkan bahwa tanaman lengkeng jantan atau betina jika tidak pernah berbunga???

Sulitnya tanaman lengkeng dalam berbunga karena tanaman ini berasal dari daerah subtropis dimana faktor suhu rendah berperan dalam pembungaan tanaman. Oleh karena itu, tanaman lengkeng di Indonesia pada awalnya dapat berproduksi baik di daerah dengan suhu rendah selama minimal 2 bulan pada musim kemarau, antara lain Temanggung, Ambarawa dan Batu.

Petani di Thailand terlebih dahulu mengkondisikan lingkungan di sekitar tanaman agar suhunya relatif rendah dengan cara menyemprot atau menyiram es di sekitar tanaman. Pengobatan tradisional ini sudah tidak digunakan lagi karena ditemukannya bahan kimia yang dapat mendorong tanaman berbunga. Penemuan ini menjadikan Thailand sebagai salah satu produsen buah lengkeng terbesar.
Perawatan untuk menginduksi pembungaan tanaman lengkeng

Di Indonesia, ada beberapa jenis tanaman lengkeng yang sulit berbunga, baik rendah maupun tinggi, antara lain itoh, kristal, kristal baru dan lain sebagainya. Perawatan yang dapat dilakukan untuk menginduksi tanaman lengkeng berbunga adalah sebagai berikut:

Perlakuan fisik berupa melukai batang tanaman yang lengket. Misalnya kambium dikerok atau dikupas dari pucuk utama. Metode ini lebih murah tetapi memiliki aplikasi yang kurang terukur.
Perawatan kimia, yaitu dengan memberikan bahan kimia yang diinduksi. Metode ini lebih terukur dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi daripada yang fisik. Cara memberi dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu;
Didorong ke tanah di bawah area mahkota/akar
Disemprotkan ke daun
Cara ini disuntikkan ke batang utama atau akar pohon dan dilakukan pada tanaman lengkeng berukuran besar yang tidak memungkinkan untuk disiram atau disemprot.

bunga lengkeng

Dilihat dari hasil penelitian perlakuan kimia dengan irigasi memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Bahan kimia yang digunakan adalah bahan kimia pengoksidasi kuat termasuk KclO3. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan peledak, jadi harus berhati-hati saat menggunakannya. Merek produk yang mengandung bahan aktif ini antara lain Longan BoosterBooster Longan, Vita Longan dan Nong Feng.
Persyaratan perawatan kimia

Tidak ada hujan setelah perawatan. Hujan menyebabkan bahan kimia hanyut sebelum diserap oleh tanaman, sehingga tingkat keberhasilannya rendah.
Tanaman siap perawatan pertama adalah tanaman berumur 2-3 tahun dengan tinggi tanaman minimal 2 m dan luas tajuk + 1 m2.
Susunan daun pada saat aplikasi adalah dedaunan tua, jika susunan daun masih muda, kemungkinan berbunga rendah.
Tanaman dapat dirawat kembali setelah 2 periode penyiraman vegetatif/pembilasan daun.

Pemrosesan kimia dengan penyiraman

Jika persyaratan sudah terpenuhi, maka teknis penerapan perlakuan kimia dengan pembilasan adalah sebagai berikut:

Bersihkan tanah di kanopi dari kerikil, sampah dan gulma
Pangkas jika tajuk tanaman terlalu tebal untuk memungkinkan sinar matahari masuk dan sirkulasi udara yang baik. Jika ada beberapa cabang dengan daun muda, ujung cabang dipangkas.
Larutkan bahan kimia dalam air sesuai dengan dosis yang direkomendasikan produk
Taburkan larutan di bawah kanopi luar tanaman
Satu minggu setelah perlakuan, pupuk dengan pupuk NPK dengan dosis sesuai umur tanaman (2-3 tahun = 0,2-0,5 kg; 4-5 tahun = 0,5-1 kg; > 5 tahun = 1-1,5kg)
Air secara teratur

Perlakuan tersebut akan menginduksi perubahan hormonal pada ujung cabang sehingga terjadi transisi dari fase vegetatif ke fase generatif. Keberhasilan pengobatan terbukti 40-60 hari kemudian, ditandai dengan munculnya tanaman berbunga.

Jika tidak muncul setelah 60 hari, pengobatan telah gagal. Setelah bunga mekar, mereka mengalami perubahan morfologi dan fisiologis pada buah hingga siap panen. Tergantung pada varietasnya, buah siap panen 4-5 bulan setelah berbunga. Setelah panen, dilakukan pemupukan dengan pupuk organik dan diberi asam amino.

Sumber :