Macam-macam Virus yang Perlu Kamu Tahu

tentunya, ketika kita berbicara tentang virus, kita tidak ingin ada orang yang terkena virus. Maka anda sudah mengetahui jenis-jenis virus yang ada di bumi ini. Nah pada kesempatan ini saya akan menyampaikan informasi tentang virus yang dikatakan berbahaya bagi manusia. Beberapa virus sebenarnya bisa membahayakan tubuh manusia, bisa terjadi karena berbagai alasan. Faktor yang bisa menyebabkan virus menyebar antara lain feses, seks bebas, udara, air liur, dan lain-lain.

Macam-macam-Virus-yang-Perlu-Kamu-Tahu

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman belajar matematika dasar Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Jenis virus

Untuk informasi lebih lanjut, lihat Virus. Kemudian simak artikel berikut ini.

1. Virus HIV / AIDS

Virus HIV / AIDS adalah dua virus yang sangat berbahaya. HIV (Human Immunodeficiency) merupakan salah satu jenis virus yang dapat melemahkan kekebalan pada manusia. Orang yang terpapar virus HIV rentan terhadap infeksi atau rentan terhadap tumor.

Meskipun pengobatan yang ada dapat memperlambat laju perkembangan virus HIV, jenis penyakit yang disebabkan oleh virus ini belum dapat disembuhkan sepenuhnya.

AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala atau infeksi yang terjadi akibat rusaknya sistem kekebalan dalam tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus sejenis lainnya.

2. Virus Rabies

Rabies adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus rabies di sistem saraf pusat. Virus Rabies, yang termasuk dalam keluarga virus Rhabdoviridae dan genus Lysavirus. Penyakit yang disebabkan oleh virus rabies bersifat zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia. Virus rabies bisa menular ke manusia melalui gigitan hewan seperti kucing, monyet, kelelawar, dan rakun.

Rabies juga dikenal sebagai penyakit anjing gila.

3. Penyakit sapi gila

Gambar virus penyakit sapi gila

Virus penyakit sapi gila dapat menyebabkan penyakit Creutzfeldt-Jackob atau bisa disingkat dengan CJD (Creutzfeldt-Jacob disease). Ini adalah penyakit langka dan sangat fatal yang dapat merusak otak manusia dengan cepat. Penyakit ini termasuk dalam golongan penyakit yang dikenal sebagai ensefalopati kanselus menular, yang juga menyerang hewan, dan dikenal sebagai penyakit sapi gila.

Otak manusia yang terkena penyakit jenis ini berbentuk seperti spons (berlubang).

Jenis penyakit sapi gila pada manusia bukan disebabkan oleh bakteri, virus, jamur atau parasit, melainkan oleh sejenis protein yang disebut “prion”.

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa prion tidak memiliki rantai DNA, yang berarti tidak termasuk dalam kelompok mikroorganisme hidup.

4. Virus Ebola

Virus Ebola dapat menyebabkan virus Ebola atau demam berdarah. Ebola adalah salah satu jenis penyakit manusia yang menyebabkan virus Ebola.

Masa inkubasi tubuh biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terinfeksi virus, dengan demam, radang tenggorokan, nyeri otot dan sakit kepala.

Gejala yang terjadi pada penderita penyakit Ebola biasanya berupa mual, diare, muntah, serta penurunan fungsi hati dan ginjal. Pada kondisi ini, orang yang terjangkit virus Ebola akan mengalami masalah pendarahan.

Virus Ebola dapat ditularkan melalui kontak, melalui darah atau cairan tubuh pada hewan yang terinfeksi (biasanya monyet atau kelelawar). Dipercaya bahwa kelelawar buah membawa virus dan kemudian menyebarkannya tanpa terinfeksi.

Begitu infeksi terjadi pada manusia, penyakit Ebola dapat menyebar ke orang lain di daerah tersebut.

5. Virus polio

Virus polio adalah virus dalam keluarga picornaviride yang menjadi penyebab polio. Virus polio ini berdiameter sekitar 30 nm, tahan terhadap kondisi asam (yaitu pH 3 atau lebih rendah), dan bersifat ekosahedral. Partikel-partikel penyusun virus Polioini terdiri dari empat protein kapsid yang berbeda yaitu VP1, VP2, VP3 dan juga VP4.

Virus polio dapat dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan sifat antigenik komponen proteinnya.

Virus polio dapat ditularkan melalui kontaminasi tinja dari makanan atau persediaan air. Jika virus polio berhasil menginfeksi usus, maka dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan diare pada manusia.

 

  Lihat Juga : Soal dan pembahasan matematika dasar sbmptn