Category: Review

0

Hands-on: DJI Osmo Mobile

DJI Osmo Mobile, stabilizer untuk smartphone. Anda cukup menyematkan smartphone pada stabilizer ini dan merekam video pun jadi lebih berkualitas karena mengurangi efek guncangan saat merekam disangga tangan. DJI Osmo Mobile ini dibanderol seharga...

0

Preview: LG 360 Cam

Kamera 360 mulai ngetren di awal tahun ini, saat CES (Consumer Electronic Show) 2016 menjadi ajang pamer produk terbaru bagi perusahaan IT. LG menjadi salah satu perusahaan yang memproduksi kamera 360. Sekilas bentuknya seperti...

0

Yang Perlu Anda Tahu tentang Panasonic Lumix G85

Lumix G85 sekilas masih mirip dengan G7, tapi kamera baru ini menawarkan kenyamanan memotret dengan bodi kamera yang terasa lebih kokoh dibandingkan pendahulunya tersebut. Panasonic juga merancang kamera ini tahan cuaca. Sensor Tanpa Low...

0

Yang Perlu Anda Tahu tentang Xiaomi YI M1

Salah satu yang membuat heboh Photokina 2016 adalah kehadiran kamera mirrorless dari perusahaan asal China, Xiaomi. Berada di bawah perusahaan start-up YI (atau Young Innovators), YI M1 menyedot perhatian karena menghadirkan kamera yang sekilas...

0

DJI Osmo Mobile, Handheld Stabilizer untuk Smartphone

DJI sebelumnya merilis DJI Osmo dan DJI Osmo+, kamera dengan 3-axis gimbal. Perusahaan ini kemudian merilis DJI Osmo Mobile, stabilizer untuk smartphone. Anda cukup menyematkan smartphone pada stabilizer ini dan merekam video pun jadi...

0

Hands-on: Laowa 15mm F4 1:1 Macro

Laowa 15mm adalah lensa lebar full frame yang menawarkan rasio 1:1 dengan aperture terlebar F4. Rasio 1:1 berlaku ketika dipakai memotret pada jarak 4,7mm dari objek. Lensa makro sudut lebar ini menggunakan pengoperasion manual,...

0

Spherical Cam Ricoh Theta S

Kamera 360 derajat dari Ricoh ini dibekali dua kamera yang masing-masing dibekali sensor 1/2,3 inci resolusi 12MP dengan aperture F2.0. Tidak hanya memotret spherical, Theta S juga dapat merekam video dengan resolusi Full HD...

0

Video: Preview Fujifilm X-T2

Fujifilm X-T2 dibekali sensor 24MP X-Trans CMOS dan fitur perekaman video 4K. Bodinya juga weather sealed seperti X-T1 dengan peningkatan pada spesifikasinnya termasuk sistem AF yang lebih baik dibandingkan pendahulunya dan jumlah titik fokus...

0

Hands-on: Fujifilm X-T2

Fujifilm telah merilis Fujifilm X-T2 sebagai penerus pendahulunya yang memikat banyak orang, Fujifilm X-T1. X-T2 dibekali beberapa fitur anyar termasuk kemampuan merekam video berkualitas 4K. Sistem AF-nya juga ditingkatkan dengan mengadopsi sistem AF hybrid...

0

DSLR Entry-level Terbaru Canon EOS 1300D

  Canon masih memperhatikan pemula di fotografi yang membutuhkan DSLR sebagai kamera pertama mereka. Perusahaan ini meluncurkan Canon EOS 1300D sebagai penerus EOS 1200D di jajaran DSLR entry-level. Kamera ini dilengkapi sensor APS-C CMOS...

1

Canon EOS 1300D – Spesifikasi

DSLR entry-level teranyar dari Canon dengan sensor APS-C 18MP dan prosesor DIGIC 4+. Sistem autofocus-nya terdiri atas 9 titik AF dengan titik tengah bertipe cross. Kamera ini juga dibekali kemampuan merekam video Full HD...

0

Hands-on: Sony Cyber-shot RX10 III

Sony RX10 III menjadi kamera superzoom yang menawarkan lensa fixed dengan focal length ekuivalen 24-600mm. Dibekali sensor BSI CMOS 1inci 20MP, kamera ini ditujukan bagi Anda yang menyukai traveling dan membutuhkan jangkauan zoom yang...

0

Review: Canon EOS 1D X Mark II 

Kamera flagship terbaru dari Canon ini ditujukan untuk fotografi sport, action, dan jurnalistik yang memerlukan kecepatan tinggi. Canon 1D X Mark II tidak hanya menjadi pengganti 1D X, tapi juga pengganti model kamera untuk...